Jenis Ular Peliharaan

ular

User Rating: / 1
PoorBest 
Jenis Ular Peliharaan - 5.0 out of 5 based on 1 vote

Pastikan anda Like Hewan Kesayangan di Facebook untuk mendapat update cara merawat Hewan Kesayangan anda. Silahkan Login untuk merating artikel.

Jenis Ular Peliharaan


Memelihara ular tentu tidak sembarangan, banyak yang harus kita pertimbangkan termasuk saat memilih jenis ular peliharaan. Pertimbangan harus meliputi kemampuan kita dalam menangani ular, tempat, anggota keluarga hingga dana. Tentu akan sangat berat jika dana kita terbatas, sedangkan kita memelihara jenis ular berukuran besar yang memerlukan pakan dan perawatan tinggi. Begitu juga bila kita masih pemula, jangan sampai memilih jenis ular 'beracun'.

Jenis ular peliharaan tergolong banyak, bahkan sebenarnya bagi pencinta reptil ular sejati ular apapun juga bisa mereka pelihara dengan baik. namun sekali lagi tentu harus disesuaikan dengan kemampuan kita. Berikut ini beberapa jenis ular peliharaan yang bisa kita pelihara dirumah dengan mudah.

1. Ular Pohon Hijau

Ular Pohon Hijau

Ular pohon hijau biasa juga disebut ular pohon termasuk dalam jenis ular berbisa lemah dan tidak berbahaya, patukannya hanya menimbulkan sakit bekas gigitan gigi. Ular pohon hijau ini tersebar diseluruh Indonesia, bisa didapati di pucuk pohon, kebun, pekarangan rumah, hutan dan semak belukar. Makanan: cicak, emprit kecil.


Ukuran tubuhnya kecil, maksimal panjang hanya 1,5 meter dengan ukuran tubuh maksimum seukuran jempol. Ular pohon hijau berwarna hijau, panjang dan sangat ramping. Namun terkadang ditemukan juga yang berwarna coklat kekuningan, krem maupun agak keputih-putihan, terutama ular yang masih muda. Bentuk kepala Ular pohon hijau memanjang serta runcing pada bagian moncongnya, sangat terlihat jelas lebih besar kepala daripada bagian lehernya yang kurus bulat seperti ranting berwarna hijau. Matanya besar, berwarna kuning dengan celah mata (pupil) mendatar.

Ular pohon hijau cukup mudah dipelihara, biaya cukup rendah dan perawatan standar. Tapi hati-hati ya jangan sampai tertukar dengan ular Pit Viper / high Venom (Cryptrlytrops albolabris) walau bentuknya sama-sama hijau, berbahaya buat pemula.

ular Pit Viper / high Venom


2. Ular sanca atau phyton

 

Ular sanca atau phyton

Ular sanca atau ular phyton juga banyak ditemukan di Indonesia, phyton jawa cenderung gelap warnanya, phyton bali cenderung kuning sedangkan phyton kalimantan cenderung silver. Ukuran tubuh antara 1 meter hingga 6 meter, pemberian makan biasanya 1 minggu sekali sesudah ular PUP.

Makanan ular sanca atau ular phyton mulai dari mencit atau tikus putih, ayam, bebek, kelinci hingga hewan besar seperti babi dan anjing. Tergantung ukuran dari ular sendiri.

3. Ular tikus

Ular tikus

Ular tikus atau juga dikenal sebagai Corn Snake ini termasuk jenis ular yang lembut dan juga tidak rewel, dan juga ular jenis ini sangat mudah jinak serta sangat mudah beradaptasi. Cara merawat ular tikus sangat mudah dan sangat cocok untuk dijadikan peliharaan oleh pemula.

Makanan ular tikus adalah mencit, katak, anak ayam

4. Ular pelangi

Jenis Ular Peliharaan

Ular pelangi juga sangat aman untuk dijadikan sebagai peliharaan pemula. Jenis ular ini juga terlihat sangat indah, dengan corak warna yang berkelip biru merah kehitaman.

Makanan ular pelangi sama dengan makanan ular tikus seperti mencit, katak, anak ayam

Seiring dengan kamampuan menangani ular, jenis ular lain bisa juga dipelihara seperti jenis ular berbisa. Tampilan ular berbisa memang biasanya sangat indah, dengan warna cerah yang mencerminkan bahaya. Pilihlah jenis ular peliharaan sesuai dengan kemampuan kita.


Silahkan di share atau like ke social media di bawah ini supaya lebih banyak lagi yang mendapat manfaat. Copy artikel harus memberikan live link ke sumber artikel