Kandang Tokek Yang Transfaran

Tokek

User Rating: / 1
PoorBest 
Kandang Tokek Yang Transfaran - 5.0 out of 5 based on 1 vote

Pastikan anda Like Hewan Kesayangan di Facebook untuk mendapat update cara merawat Hewan Kesayangan anda. Silahkan Login untuk merating artikel.

Kandang Tokek Yang Transfaran

Ada kalanya seorang penghobies memelihara tokek dalam kandang yang tertutup dan tidak terlihat karena habitat asal tokek yang memang rentan stres bila di keramaian, ini memang benar. Namun ada juga yang memelihara tokek dalam kandang transfaran, alasannya karena dalam kandang tokek yang transfaran atau terlihat pada bagain depan akan lebih mudah memperhatikan kondisi tokek kesayangan kita.

Kandang Tokek Yang Transfaran

Kandang tokek yang transfaran tentunya tidak seratus persen terlihat, tapi bagian belakang tokek tetap di buat dari unsur kayu yang memberikan unsur teduh dan sesuai dengan habitat aslinya. Selain itu tempat bersembunyi tokek juga tetap mesti di sediakan, ini untuk mendukung sifat asli tokek yang gemar bersembunyi. Pada bagian depan kandang tokek bisa menggunakan RAM, hingga tokek bisa terlihat dari luar.

 

Tokek bisa stress pada awal penempatan dalam kandang tokek yang transfaran


Biasanya, saat tokek pertama kali di tempatkan dalam kandang yang transfaran, tokek bisa mengalami stress, menabrakan bagian depan RAM dan berlarian kesana-kemari. Ini normal, karena tokek akan menyesuaikan diri dengan habitat asli dengan habitat kandang. Untuk itu kita harus siap akan hal ini.

Agar Tokek menyesuaikan diri dalam kandang tokek yang transfaran


Ada beberapa cara yang mesti kita lakukan supaya tokek gecko kita terbiasa dalam kandang transfaran, diantaranya.

  • Tutupi kandang dengan kain hitam agar tokek merasa nyaman. Selama tokek masih agresif, tutupi dengan kain hitam dan bukalah sedikit-demi sedikit hingga tokek terbiasa.
  • Buat kandang sehalus dan selicin mungkin. Untuk menghindari luka pada moncong tokek yang menabrakan diri, buatlah bagian dalam sehalus mungkin dan  hilangkan bagian tajam yang mungkin ada di kandang tokek.
  • Tempatkan kandang dengan tinggi  sejajar arah mata kita berdiri, sekitar 1,5 meter
  • Masukan pakan (jangkrik yang dipotong kaki belakangnya) di tempat pemberian pakan, pastikan jangkrik tidak akan bisa kabur dan tokek akan mudah menyantapnya.
  • Bila stress sudah hilang, kain penutup bisa di buka. Tokek akan terbiasa, dia akan sering masuk persembunyian saat ramai. Sebaiknya tutup kembali dengan kain jika kondisi lingkungan sekitar sedang ramai.
  • Kontrol tempat pakan setiap hari, apakah jangkrik yang kita sediakan sudah berkurang. Bila sudah habis atau berkurang berarti tokek sudah tidak stress lagi, namun pastikan  berkurang atau habisnya jangkrik bukan karena kabur atau mati tapi dimakan.
  • Rutin serta teratur memberi makan secara berkelanjutan, biasanya tokek akan tahu kapan waktu kita memberi dan tokek akan menanti sang majikan pada saat lapar. Pastikan juga air minum untuk tokek selalu tersedia.
  • Semut adalah musuh utama ternak tokek, tokek bisa mati bila dikerubung semut. Lindungi kandang tokek dari serangan semut, kita dapat memakai sejenis oli atau sejenis minyak rem pada bagian yang menempel ke bagian dinding atau bagian dari jangkaun semut.


Kita bisa mengamati perkembangan tubuh tokek dengan mudah, sebab ini keunggulan kandang transparan. Kita bisa melihat setiap kali memberi makan dan tokek sudah terbiasa melihat anda jadi tokek tidak mudah stress. Penyesuaian diri tokek dalam kandang tokek yang transfaran bisa memakan waktu berhari-hari, bahkan berminggu-minggu. Tergantung kondisi tokek itu sendiri.


Silahkan di share atau like ke social media di bawah ini supaya lebih banyak lagi yang mendapat manfaat. Copy artikel harus memberikan live link ke sumber artikel