Small Dog Syndrome

Penyakit Pada Hewan

User Rating: / 4
PoorBest 
Small Dog Syndrome - 5.0 out of 5 based on 4 votes

Pastikan anda Like Hewan Kesayangan di Facebook untuk mendapat update cara merawat Hewan Kesayangan anda. Silahkan Login untuk merating artikel.

Small Dog Syndrome

Small Dog Syndrome

Apa yang di maksud dengan penyakit Small dog Syndrome?

Small Dog Syndrome adalah sebuah kelainan psikis yang umumnya dialami oleh anjing yang berukuran kecil. Kelainan Small Dog Syndrome ini umumnya terjadi di sebabkan kesalahan pemilik dalam melatihnya. Penyakit psikis pada anjing kecil ini akan mempengaruhi emosi anjing kecil kesayangan kita seperti susah dilatih, menyerang, cemas ketika ditinggal pergi, mengalami reaksi phobia, serta terlihat stress. Tapi gejala yang paling sering terlihat adalah anjing menjadi sulit diatur, tidak merespon ketika dipanggil, dan terkadang berani menggigit majikannya.


Terjadinya kelainan Small Dog Syndrome adalah kesalahan dalam melatih yang dilakukan oleh pemiliknya, maka pemulihannya juga hanya mungkin dilakukan oleh pemiliknya sendiri dengan mengubah cara melatih anjing kecil mereka tersebut. Meskipun saat ini banyak jasa pelatihan anjing, namun itu tidak akan sepenuhnya membantu tanpa bantuan dari pemiliknya sendiri. Hal ini kembali ke pokok masalahnya, yakni kesalahan pelatihan dari majikan hingga sangat mustahil akan menjadi normal kembali jika majikannya tidak turut andil dalam pelatihan tersebut

 


Untuk mengembalikan dan mengatasi Small Dog Syndrome. Mungkin di perlukan perubahan yang mendasar baik itu dalam pelatihan, kebiasaan hingga perawatan terhadap anjing kecil kita. Ada beberapa tahap yang harus kita ketahui untuk menghindari  Small Dog Syndrome pada binatang peliharaan kita.

  1. Yang pertama mesti di ketahui,  pemilik anjing harus memahami kalau anjing adalah anjing. Anjing bukanlah anak maupun manusia. Walaupun beratnya tidak lebih dari 5 kilogram, ini tidak merubah fakta kalau anjing tetaplah seekor anjing. Jadi, sebaiknya anda tidak mengijinkannya melompat atau mencakar kepada manusia, seperti anda tidak mengijinkan seekor anjing Grane seberat 85 kilogram  melompat ke anda.
  2. Anjing kecil umumnya cenderung rewel serta banyak menggonggong, dan banyak pemiliknya yang memilih mendekapnya seperti seorang bayi untuk meredakannya. Kelihatannya ini ide yang sangat bagus, tapi faktanya ini justru menjadi awal dari penyakit Small Dog Syndrome ini. Harus kita pahami, anjing juga perlu latihan disiplin dan bekerja (seperti menangkap tongkat). Jadi, berilah perlakuan yang sama antara anjing kecil anda dengan memperlakukan anjing besar.
  3. Anjing kecil mesti tetap bisa diajarkan duduk, di suruh diam ketika menyalak terus, mendekat jika dipanggil, dan melakukan sesuatu sesuai perintah. Semua anjing itu mesti "bekerja" untuk memperoleh makanan, pujian, maupun perhatian. Banyak pemilik anjing kecil yang mengabaikan hal ini hanya karena melihat tampang lucu serta tidak berdosanya si anjing kecil.
  4. Anjing tidak mengerti kasih sayang berlebih, makanan datang sendiri maupun yang lain tanpa usaha. Jika anda melakukan hal ini, maka anjing justru akan berpikir bila anda merupakan pelayannya yang memberikan apapun yang dia butuhkan tanpa dia mesti melakukan sesuatu terlebih dahulu. Ini yang dinamakan "membunuh dengan kebaikan". Seharusnya, anjing yang patuh terhadap majikannya, bukan malah sebaliknya.
  5. Tentu kita paham bila pemilik anjing kecil yang menyayangi anjingnya pasti melakukan banyak hal guna membuat anjing mungilnya tersebut senang. Tapi sering tanpa disadari mereka sering melupakan pelatihan kedisiplinan hingga anjing mengidap penyakit mental Small dog Syndrome, dimana anjing kecil anda merasa dirinya adalah majikan dan anda merupakan pelayannya.

Ada beberapa saran bagi anda yang anjingnya mempunyai gejala mental penyakit pada hewan anjing ini :

  1. Bila anda terbiasa tidur bareng dengan anjing kecil anda, hentikan segera kebiasaan ini.
  2. Latih anjing anda berjalan mengikuti anda atau merespon panggilan anda. Jangan terlampau sering menggendongnya ketika di ajak jalan jalan, atau menjemputnya ketika dia dipanggil tapi tidak merespon anda.
  3. Anjing kecil andapun mesti bekerja. Biasakan anjing anda melakukan sesuatu terlebih dahulu sebelum memberinya makan, memujinya, atau sekedar  memberikan usapan kasih sayang.
  4. Jangan memberi toleransi kepada anjing kecil anda bila dia melakukan hal yang buruk, walaupun mukanya terlihat lucu serta tidak berdosa. Buat anjing kecil anda selalu konsisten dengan perintah anda.


Mungkin anda mesti memahami hal ini. Jika anda memperlakukan anjing seperti manusia, maka dia akan memperlakukan anda seperti anjing. Semoga anjing kecil kesayangan anda tidak mengidap Small Dog Syndrome.

Refferensi


Silahkan di share atau like ke social media di bawah ini supaya lebih banyak lagi yang mendapat manfaat. Copy artikel harus memberikan live link ke sumber artikel