Kudis pada Kucing

Penyakit Pada Hewan

User Rating: / 1
PoorBest 
Kudis pada Kucing - 5.0 out of 5 based on 1 vote

Pastikan anda Like Hewan Kesayangan di Facebook untuk mendapat update cara merawat Hewan Kesayangan anda. Silahkan Login untuk merating artikel.

Kudis pada Kucing

kudis pada kucing

Demodicosis, atau Mange in Cats

Kudis demodectic atau demodicosis merupakan penyakit kulit inflamasi yang bisa menyebabkan kudis pada kucing yang dikarenakan oleh berbagai jenis tungau demodex tidak terlihat dengan mata biasa. Tungau demodex umumnya ditemukan pada kulit mamalia dan banyak kasus tidak menampakan gejala yang berbeda dari kondisi normal, namun saat sistem kekebalan tubuh terganggu oleh stres atau penyakit atau tubuh yang memproduksi minyak berlebih atau hormon.


Tungau demodex mungkin menjadi banyak dan menyebabkan masalah kulit dan rambut. Saat jumlah tungau demodex menghuni folikel rambut, kucing menjadi lesi kulit yang berlebihan. Kelainan genetik, masalah dengan sistem kekebalan tubuh, dan rambut rontok (alopecia) bisa mengikuti. Tingkat keparahan gejala kudis pada  kucing tergantung pada jenis tungau yang menghuni kucing kesayangan kita. Walaupun sebenarnya kudis pada kucing langka, Jenis kucing keturunan Siam dan Burma memiliki resiko yang tinggi.



 

Gejala dan Jenis Kudis Pada Kucing

Penyakit pada hewan kucing seperti kudis bisa dilihat dari gajalanya. Gejala yang ditimbulkan mungkin termasuk rambut rontok sekitar kelopak mata, kepala, leher, dan panggul. Selain itu, lesi pada kulit, sisik, dan patch berkerak (borok ) mungkin terjadi.


Penyebab Kudis pada Kucing
Gangguan mite seperti kudis pada kucing umumnya jarang terjadi, sehingga hanya sedikit yang diketahui tentang mereka. Tapi, dua dari spesies tungau yang menyebabkan kudis pada kucing sudah diidentifikasi. Yang pertama, demodex gatoi, berpotensi menular dan bisa ditularkan antar kucing di rumah yang sama. Yang kedua, demodex cati, dikaitkan dengan penyakit pada sistem kekebalan tubuh dan metabolisme, seperti diabetes. Sudah ditemukan pada beberapa kasus bahwa dalam sistem kekebalan yang terganggu atau ketidakseimbangan hormon bisa memungkinkan tungau demodex untuk lebih berkembang.


Diagnosa Kudis pada Kucing
Mengorek kulit bisa dipakai untuk menemukan dan mendiagnosa kudis demodectic pada kucing. Contoh rambut juga bisa membantu mengidentifikasi tungau tertentu yang bertanggung jawab menyebabkan mange in cats. Sebuah tes urin bisa mengidentifikasi kemungkinan penyebab lain untuk kondisi kulit, yaitu  yang dikarenakan oleh gangguan pada sistem metabolisme kucing kesayangan kita. Diagnosa Alternatif mungkin termasuk kudis atau alergi.


Silahkan di share atau like ke social media di bawah ini supaya lebih banyak lagi yang mendapat manfaat. Copy artikel harus memberikan live link ke sumber artikel