Penyu

Kura Kura

User Rating: / 1
PoorBest 
Penyu - 5.0 out of 5 based on 1 vote

Pastikan anda Like Hewan Kesayangan di Facebook untuk mendapat update cara merawat Hewan Kesayangan anda. Silahkan Login untuk merating artikel.

Penyu

penyu hijau hawaii


Penyu merupakan kura-kura laut yang ditemukan di semua lautan di dunia. Penyu telah ada sejak akhir zaman Jura (145 - 208 juta tahun yang lalu) atau sama usia dengan dinosaurus. Dalam masa ini Archelon dengan ukuran panjang tubuh enam meter, dan juga Cimochelys sudah berenang di laut purba layaknya penyu masa kini.


Penyu mempunyai sepasang tungkai depan yang berfungsi sebagai kaki pendayung yang membuatnya tangkas berenang di dalam samudra. Meskipun seumur hidupnya berada di dalam air, diwaktu tertentu hewan vertebrata, kelas reptilia ini masih harus sesekali naik ke permukaan air guna mengambil napas. Sebab penyu bernapas menggunakan paru-paru. Penyu sanggup bermigrasi dengan jarak sangat jauh dengan waktu tempuh tidak terlalu lama. Antara jarak 3.000 kilometer bisa ditempuh dalam 58 - 73 hari.

 

Masa bertelur penyu

penyu belimbing


Penyu mempunyai siklus bertelur yang berbeda, antara 2 hingga 8 tahun sekali. Penyu jantan menghabiskan seluruh hidupnya di laut, penyu betina sesekali naik ke daratan guna bertelur. Penyu betina sangat menyukai pantai berpasir yang sepi dari manusia serta sumber bising dan juga cahaya sebagai tempat bertelur yang jumlahnya mencapai ratusan, didalam lubang yang digali dengan menggunakan sepasang tungkai belakangnya. Ketika mendarat guna bertelur, gangguan berupa cahaya maupun suara bisa membuat penyu mengurungkan niatnya bertelur dan kembali ke laut.

Diantara ratusan butir telur yang telurkan oleh penyu betina, paling banyak hanya belasan tukik (bayi penyu) yang berhasil mencapai lautan kembali dan tumbuh dewasa. Ini belum memperhitungkan faktor perburuan oleh manusia serta pemangsa alami lain seperti kepiting, burung, tikus di pantai, dan juga ikan-ikan besar begitu tukik tersebut menyentuh perairan dalam.

Pada tempat-tempat yang sering dijadikan sebagai tempat bertelur penyu sekarang banyak dibangun stasiun penetasan guna membantu meningkatkan tingkat kelangsungan hidup (survival). Di Indonesia misalnya stasiun penetasan berada di:

  1. Pantai selatan Jawa Barat (Pangumbahan, Cikepuh KSPL Chelonia UNAS)
  2. Kalimantan Tengah (Sungai Cabang FNPF)
  3. pantai selatan Bali (di dekat Kuta)
  4. Jawa Timur (Alas Purwo)
  5. pantai selatan Lombok
  6. Pulau Cangke Kabupaten Pangkep Prov. Sulawesi selatan
  7. Bengkulu (Retak ilir Mukomuko)
  8. Pulau Sangalaki, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur
  9. Pulau Jemur Kabupaten Rokan Hilir Provinsi Riau

Jenis Penyu


Saat ini hanya terdapat tujuh jenis penyu yang masih bertahan, yakni :

  1. Penyu hijau (Chelonia mydas)
  2. Penyu Kemp’s ridley (Lepidochelys kempi)
  3. Penyu sisik (Eretmochelys imbricata)
  4. Penyu belimbing (Dermochelys coriacea)
  5. Penyu lekang (Lepidochelys olivacea)
  6. Penyu tempayan (Caretta caretta)
  7. Penyu pipih (Natator depressus)

Dari ketujuh jenis ini, hanya penyu Kemp's ridley yang tidak pernah tercatat ditemukan di perairan Indonesia. Dari jenis-jenis tersebut, penyu belimbing merupaka penyu terbesar dengan ukuran panjang tubuh bisa mencapai 2,75 meter serta berat 600 - 900 kilogram. Penyu lekang merupakan penyu yang terkecil, dengan bobot 'hanya' sekitar 50 kilogram. Namun yang paling sering ditemukan hanya penyu hijau. Penyu, terutama penyu hijau merupakan hewan pemakan tumbuhan dan sesekali memangsa beberapa hewan kecil.


Silahkan di share atau like ke social media di bawah ini supaya lebih banyak lagi yang mendapat manfaat. Copy artikel harus memberikan live link ke sumber artikel