Indian Star Si Kura-Kura Bintang

Kura Kura

User Rating: / 9
PoorBest 
Indian Star Si Kura-Kura Bintang - 4.4 out of 5 based on 9 votes

Pastikan anda Like Hewan Kesayangan di Facebook untuk mendapat update cara merawat Hewan Kesayangan anda. Silahkan Login untuk merating artikel.

Indian Star Si Kura-Kura Bintang

Indian Star Tortoise - Kura kura Indian Star

Kura-kura Indian Star adalah kura-kura darat yang memiliki ukuran relatif kecil dibanding kura-kura darat umumnya. Kura-kura ini mempunyai keindahan di bagian tempurungnya. Sesuai dengan namanya, tempurung kura-kura indian star jika sudah dewasa corak seperti bintang. Nama latin kura-kura indian star adalah Geochelone Elegans.

 

 

 

Keindahan bagian bawah (platron) dari Indian Star memang paling indah bila di bandingkan dengan kura-kura darat yang lain. Kura-kura Indian Star termasuk dalam kategori kura-kura bintang (star tortoise). Kura kura bintang bisa ditemukan di India, Srilangka, serta Birma. Kura kura bintang yang ditemukan di India dan Srilangka mempunyai nama latin yang sama yaitu Geochelone Elegans sedangkan kura kura bintang yang ada di Birma mempunyai nama latin Geochelone Platynota. Bentuk star tortoise asal India dan Srilangka memiliki sedikit perbedaan walaupun nama latin yang mereka punyai sama. Perbedaannya bisa di lihat dari radiasi "bintang" di tempurung mereka. Indian Star tortoise asal Srilangka cenderung mempunyai radiasi bintang yang lebih banyak cabang serta warna kuningnya lebih bersih dibanding yang asal dari India.

 

Kura kura bintang asal Birma mempunyai sedikit perbedaan dibandingkan saudara mereka yang berasal dari India serta Srilangka. Kura kura bintang yang ditemukan di Birma mempunyai warna kuning yang lebih bersih serta warna hitam yang kelihatan lebih bersih seperti yang di tampilkan di foto. Bagi saya yang dari Birma sedikit mirip dengan Geochelone Radiata ("bapaknya" kura-kura bintang) yang berasal dari Madagaskar.

 

Habitat asli Indian Star merupakan daerah yang kering serta di tumbuhi rumput-rumputan dan semak-semak kecil. Tapi kura-kura Indian Star juga bisa di temukan di beberapa tempat yang curah hujannya lebih tinggi. Jadi kura-kura Indian Star mengkonsumsi rumput-rumputan cukup banyak selain buah-buahan atau kaktus Opuntia yang jatuh ke bawah.

 

Sudah banyak kesalahan pada mereka yang memberi makanan yang terlalu banyak mengandung cairan kepada Indian Star seperti selada air, tomat, buah-buahan, dan sebagainya. Sebetulnya Indian Star memerlukan makanan yang cukup "kering dan kasar", mengandung kalsium yang tinggi, serta serat yang tinggi. Terlalu banyak memakan makanan yang lembek seperti buah-buahan dapat menimbulkan gangguan pada usus Indian Star bahkan dapat mengakibatkan kematian. Indian Star merupakan kura-kura herbivora (memakan tumbuhan).

 

Jangan pernah sekalipun memberikan daging atau makanan yang mengandung protein tinggi seperti kacang-kacangan (buncis, kacang panjang, dan sebagainya), bayam, dan sebagainya. Kebanyakan protein dapat menyebabkan pertumbuhan badan yang terlalu cepat yang tidak di barengi dengan pertumbuhan tulang yang kuat. Jadi ini hanya akan mengakibatkan tulang retak dan patah karena berat badannya meningkat banyak. Memang Indian Star yang kelebihan protein akan kelihatan bagus karena badannya kelihatan besar dan tonjolan bintang pada tempurungya kelihatan lebih nonjol tetapi itu bukan bertanda kura-kura tersebut sehat. Para pedagang cukup sering menyarankan memberi buncis untuk meningkatkan tonjolan pada bintang kura-kura ini dan ini merupakan kesalahan besar. Supplement sangat penting bagi Indian Star dan juga kura-kura darat jenis lain.

 

Supplement ini umumnya mengandung kalsium dan vitamin D3 yang tinggi sebab dua zat ini merupakan sumber utama dalam proses terbentuknya tulang dan tempurung yang kuat pada kura-kura darat. Supplement ini ada dijual di Indonesia. Selain itu, kita dapat memberikan supplement alami seperti daun anggur dan kaktus Opuntia. Kedua jenis tanaman ini mempunyai kandungan kalsium yang tinggi.

 

Harap di ketahui, kura-kura darat perlu di jemur di bawah sinar matahari setiap hari. Sinar matahari membantu pencernaan dan penyerapan kalsium pada tulang juga tempurung mereka. Tapi banyak ditemui orang menjemur kura-kura darat dengan menggunakan lampu ultra violet. Kalau memang seperti itu, kita mesti menambahkan supplement vitamin D3 kepada kura-kura kita karena tanpa ini lampu ultra violet tidak dapat membantu penyerapan kalsium. Tetapi kita harus hati-hati saat menjemur kura-kura kita sebab mereka tidak boleh kepanasan akibat terlalu lama di jemur. Indian Star senang sekali berada di air yang dangkal dan minum. Jadi jangan lupa menyediakan tempat kecil yang berisi air dangkal buat Indian Star minum. Minum sangat penting bagi mereka sebab dapat mencegah dehidrasi (ingat mereka masih makhluk hidup jadi butuh minum). Indian Star cukup mudah tertular penyakit dari kura-kura darat lain. Jadi sebaiknya jangan di campur sama kura-kura darat yang terkena penyakit. Ukuran Indian Star betina jauh lebih besar dari yang jantan. Betina mempunyai bentuk yang lebih bulat dan buntut jantan lebih panjang dibanding betina. Bagian bawah jantan kelihatan agak cekung dan betina kelihatan agak datar. Pada betina, jika kita melihatnya dari belakang (ke arah ekor), jarak antara ujung bawah dari tempurung atas dan bagian bawah kura-kura cukup lebar. Ini dikarenakan betina butuh melahirkan telur. Secara garis besar ukuran betina bisa sampai 30 cm dan jantan berukuran sekitar 20 cm.

 

Reproduksi Indian Star

Sesudah kawin, 60-90 hari kemudian, betina akan mengeluarkan telur untuk yang pertama dan kemudian di lanjutkan beberapa kali pengeluaran. Indian Star cukup bersifat memilih dalam menentukan tempat bertelur yang cocok. Tempat yang cocok biasanya tidak terlalu basah dan tidak terlalu kering dan tanahnya yang dapat di gali atau bukan tanah yg terlalu padat. Sesudah menemukan tempat yang cocok, si betina akan menggali lubang dengan kedalaman berkisar 15 cm menggunakan kaki belakangnya. Pada saat bertelur, Indian Star betina akan mengencingi tanah yang dia gali jika tanahnya terlalu kering atau terlalu padat. setelah itu 1 hingga 6 butir telur akan di keluarkan. Sesudah itu kura-kura Indian Star akan menutup lubangnya kembali menggunakan kaki belakangnya dan mendatarkan daerah tersebut dengan plastronnya (plastron adalah bagian bawah kura-kura atau perut kura-kura). Indian Star dapat bertelur antara 2 hingga 3 kali dalam satu tahun. Ukuran telur sekitar 1.8 inci panjang serta 1.4 inci lebar dan berat berkisar 0.7-1.35 ons. Kulit telur sangat keras serta terdapat banyak pori tersebar luas.

Masa inkubasi berkisar 90 hari hingga 120 hari ketika berada pada suhu 29-31 derajat celcius. Anak-anak yang baru lahir tidak akan memiliki "bintang" pada tempurung. Ukuran anak-anak yang baru lahir sekitar 35-45 mm. anak Indian Star berwarna kuning atau berwarna hitam dengan corak seperti "kupu-kupu" pada setiap scute di tempurungnya (scute adalah bagian dimana corak "bintang" akan muncul pada saat dewasa). Jenis kelamin anak Indian Star tergantung pada suhu pada saat inkubasi. Suhu tengahnya adalah 30.5 derajat celcius. Suhu di bawah ini(28-30 derajat celcius) akan menyebabkan sebagian besar anak-anaknya menjadi jantan dan suhu di atas ini(31-33 derajat celcius) akan menyebabkan sebagian besar anak-anaknya menjadi Betina.

 

Umumnya anak-anak Indian Star akan tumbuh sangat cepat pada beberapa bulan pertama dan kemudian akan melambat. Indian Star jantan menjadi dewasa sesudah mencapai umur 6-8 tahun dan betina pada umur sekitar 8-12 tahun.

 

Refferensi
dr Bro Fairusz translated by: sherley
Wikipedia
Reptil Forum

Silahkan di share atau like ke social media di bawah ini supaya lebih banyak lagi yang mendapat manfaat. Copy artikel harus memberikan live link ke sumber artikel