Burung Beo Nias

Burung

User Rating: / 3
PoorBest 
Burung Beo Nias - 5.0 out of 5 based on 3 votes

Pastikan anda Like Hewan Kesayangan di Facebook untuk mendapat update cara merawat Hewan Kesayangan anda. Silahkan Login untuk merating artikel.

Burung Beo Nias

Burung Beo Nias
Burung beo nias adalah salah satu subspesies (anak jenis) burung beo yang hanya bisa ditemukan (endemik) di pulau Nias, Sumatera Utara. Burung Beo Nias yang memiliki ukuran paling besar dibandingkan subspesies Burung Beo lainnya serta paling populer dan banyak diminati oleh para penggemar burung beo lantaran kepandaiannya dalam menirukan berbagai macam suara termasuk ucapan manusia. Sayang, Burung Beo Nias yang endemik Sumatera Utara ini semakin hari semakin langka akibat semakin banyak di pelihara di rumah.

Subspesies burung beo yang memiliki nama latin Gracula religiosa robusta ini sering disebut juga sebagai Ciongatau Tiong. Dalam bahasa Inggris, Burung Beo Nias ini biasa disebut Common Hill Myna.

 

Ciri dan Tingkah Laku Burung Beo Nias

Burung Beo Nias (Gracula religiosa robusta) termasuk burung berukuran sedang dengan panjang tubuh sekitar 40 centi meter. Ukuran Burung Beo Nias lebih besar dari pada jenis burung beo lainnya.

Kepala burung beo nias

Bagian kepala burung beo nias berbulu pendek. Sepanjang cuping telinga Burung Beo Nias menyatu di belakang kepala yang memiliki bentuk menggelambir ke arah leher. Gelambir cuping ditelinga ini berwarna kuning mencolok.

Pada bagian kepala Burung Beo Nias ini juga ada sepasang pial yang berwarna kuning dan terdapat di sisi kepala. Iris mata Burung Beo Nias ini berwarna coklat gelap. Paruhnya runcing berwarna kuning agak oranye. Hampir semua bagian badan Burung Beo Nias tertutup bulu yang berwarna hitam pekat, kecuali pada bagian sayap yang berbulu putih. Kaki Burung Beo Nias ini berwarna kuning dengan jari-jari berjumlah empat. Tiga jari di antaranya menghadap ke depan, sedangkan satu jari lagi menghadap ke belakang.

Burung Beo endemik Nias ini hidup secara berpasangan atau berkelompok. Burung endemik pulau Nias ini biasa bersarang dengan membuat lubang pada batang pohon yang tinggi dan tegak. Burung beo nias merupakan pemakan buah-buahan dan hanya sesekali memakan serangga.

Ciri-Ciri yang membedakan burung beo nias dengan jenis beo lainnya

Ciri yang membedakan burung beo nias dengan jenis beo lainnya ada pada ukuran tubuhnya yang lebih besar dan sepasang gelambir cuping telinga berwarna kuning pada Beo Nias yang menyatu sedangkan beo biasa terpisah.

Habitat dan Persebaran Burung beo nias

Burung beo nias (Gracula religiosa robusta) merupakan satwa endemik Nias, Sumatera Utara yang hanya bisa dijumpai di sekitar Pulau Babi, Pulau Tuangku, Pulau Simo dan Pulau Bangkaru termasuk Nias. Burung endemik nias ini menyukai hutan yang dekat perkampungan atau tempat terbuka pada daerah dataran rendah sampai ketinggian 1000 meter dpl sebagai habitatnya.

Populasi dan Konservasi Burung beo nias

Populasi burung endemik yang menjadi fauna identitas Sumatera Utara ini sampai sekarang tidak diketahui dengan pasti. Tapi yang pasti semakin hari burung pengicau ini semakin sulit ditemukan di alam liar. Bahkan penelitian IPB bersama Kementerian Kehutanan pada tahun 1996-1997 hanya bisa menemukan 7 ekor burung beo nias saja.

Secara umum spesies beo termasuk Burung beo nias didaftar sebagai Least Concern dalam IUCN Redlist dan dimasukkan dalam CITES Apendiks II, namun populasi beo nias yang terdapat di alam liar semakin langka.

Di Indonesia, Burung beo nias menjadi salah satu satwa yang dilindungi bahkan oleh pemerintah kolonial Belanda sekalipun. Berbagai peraturan perundangan yang menyertakan Burung beo nias dalam daftar satwa yang dilindungi dari kepunahan antara lain Peraturan Perlindungan Binatang Liar Tahun 1931, Surat Keputusan Menteri Pertanian No. 421/Kpts/Um/8/1970, Undang-undang No. 5 Tahun 1990, dan Peraturan pemerintah No. 7 Tahun 1999.

Semoga saja Burung beo nias, Sang Peniru yang ulung ini masih mendapat perhatian dari kita semua untuk bisa bertahan di alam liar dan janganlah tergantikan oleh manusia-manusia yang suka membeo. Bagi kita yang menyukai Burung beo nias, yang terbaik bagi mereka adalah hidup di alam liar, bukan dalam sangkar rumah kita.

Refferensi Burung beo nias


Silahkan di share atau like ke social media di bawah ini supaya lebih banyak lagi yang mendapat manfaat. Copy artikel harus memberikan live link ke sumber artikel