Cara Memelihara Ayam Kalkun

Ayam

User Rating: / 8
PoorBest 
Cara Memelihara Ayam Kalkun - 4.9 out of 5 based on 8 votes

Pastikan anda Like Hewan Kesayangan di Facebook untuk mendapat update cara merawat Hewan Kesayangan anda. Silahkan Login untuk merating artikel.

Cara Memelihara Ayam Kalkun

Ayam Kalkun

Ayam kalkun adalah salah satu jenis ayam yang istimewa, ayam kalkun termasuk jenis ayam yang bisa di konsumsi dan juga banyak yang di jadikan sebagai ayam hias karena keindahannya. Di Amerika dan Eropa, ada kebiasaan menyantap ayam kalkun terutama saat perayaan 'Thanksgiving' , yaitu hari berkumpulnya keluarga besar dan saling berterimakasih. Di Indonesia sendiri ayam kalkun banyak di santap banyak orang terutama yang sedang diet, ini di sebabkan kandungan lemak ayam kalkun lebih rendah di banding ayam ras dan memiliki daging yang lebih lembut dan bergizi.


Ayam kalkun merupakan sebutan bagi dua spesies burung berukuran besar dari Ordo Galliformes dan Genus Meleagris. Ayam kalkun betina lebih kecil jika dibandingkan dengan ayam kalkun jantan, warna bulu ayam kalkun betina juga tidak seindah warna bulu ayam kalkun jantan yang berwarna warni indah. Saat berada di alam bebas, ayam kalkun mudah di kenali dari rentang sayap yang mencapai 1,5 meter hingga 1,8 meter. Ayam kalkun sangat cantik bila di jadikan binatang kesayangan di rumah bila kita mengetahui cara memelihara ayam kalkun yang benar.

Ayam kalkun juga memiliki kemampuan unik dalam bereproduksi, mereka bisa bereproduksi "Ásek-sual". Artinya walaupun tidak di jumpai ayam kalkun jantan, namun ayam kalkun betina tetap bisa menghasilkan telur "fertil". Anak kalkun yang di hasilkan dari reproduksi asek-sual ini sering sakit sakitan dan hampir semuanya berjenis kelamin jantan. Proses reproduksi asek-sual ini bisa mengganggu proses inkubasi dan reproduksi di peternakan dan pembiakan kalkun.

Ayam kalkun memiliki nilai ekonomi yang tinggi harga untuk ayam kalkun konsumsi berkisar Rp 400.000 - Rp 500.000, sedangkan harga ayam kalkun hias bisa mencapai jutaan rupiah. Ayam kalkun bisa di peliharan di rumah sebagai ayam hias dan bisa juga di buatkan peternakan khusus ayam kalkun. Sebelum kita memelihara ayam kalkun, ada beberapa hal yang mesti di ketahui terlebih dahulu sebelum memelihara ayam kalkun.
Cara Memelihara Ayam Kalkun
Pemilihan Bibit.
Bibit ayam Kalkun harus dipilih supaya kita mendapatkan bibit ayam yang sehat dan berkualitas.
Pemilihan Lokasi Peternakan.
Lokasi yang tepat akan menjamin pertumbuhan dan kesinambungan bisnis ayam kalkun. Lokasi yang cocok untuk  beternak ayam kalkun adalah disekitar pantai, sungai, danau dan persawahan untuk mempermudah ayam kalkun mencari makanan tambahan.
Pembuatan Kandang
Kandang merupakan tempat tinggal ayam kalkun dan sama seperti rumah, kandang juga harus bisa memberikan rasa aman dan terlindungi buat si ayam, untuk menghindari ayam dari stress dan lari ke kandang orang lain sebaiknya kandang dibuat ideal untuk ayam Kalkun. Bila kita memelihara ayam kalkun di rumah, maka kandang ayam kalkun selain harus bisa memberikan rasa aman dan nyaman juga bisa di buat sebagus mungkin. Buat ukuran kandang sesuai 2x rentang sayap ayam kalkun agar ayam kalkun peliharaan kita bisa hidup bebas dan sehat.
Makanan yang tepat
Makanan yang di berikan di sesuaikan dengan  kondisi dan umur ayam kalkun, sebab untuk jenis ayam kalkun anakan dan ayam kalkun dewasa mempunyai porsi dan menu berbeda yang dikarenakan  kemampuan lambung untuk menampung makanan dan kemampuan untuk mencerna makan berbeda. Makanan ayam ras bisa diberikan pada ayam kalkun, begitu juga dengan vitamin dan suplemen tambahan lainnya.

Tentu saja bila kita memelihara ayam kalkun di rumah sendiri sebagai ayam hias perhatian kita bisa lebih di curahkan padanya, pastikan juga sanitasi dan kebersihan kandang dan ayam kalkun sendiri terjaga dengan baik. hal ini untuk menghindari terjangkitnya ayam kalkun kesayangan kita dari penyakit seperti Flu burung dll, pastikan cara memelihara ayam kalkun kita sesuai dan teratur dalam memberikan makan dan membersihkan kandang.

 


Silahkan di share atau like ke social media di bawah ini supaya lebih banyak lagi yang mendapat manfaat. Copy artikel harus memberikan live link ke sumber artikel