Home Ayam Ayam hutan merah

Ayam hutan merah

User Rating: / 2
PoorBest 
Ayam hutan merah - 3.0 out of 5 based on 2 votes

Pastikan anda Like Hewan Kesayangan di Facebook untuk mendapat update cara merawat Hewan Kesayangan anda. Silahkan Login untuk merating artikel.

Ayam
Written by Pencinta Hewan   

Ayam hutan merah

Ayam Hutan Merah
Ayam hutan merah banyak terdapat di hutan tropis dan dataran rendah di benua Asia, tersebar mulai Himalaya, Republik Rakyat Cina selatan, Asia Tenggara, sampai ke Sumatera dan Jawa. Terdapat lima subspesies ayam hutan merah yang dikenali. Di Indonesia, subspesies G.g. bankiva banyak ditemukan di Jawa, Bali dan Sumatera.


Ayam hutan merah memiliki nama ilmiah Gallus gallus, ayam hutan merah merupakan sejenis burung berukuran sedang, dengan panjang sekitar 78 cm, dari suku Phasianidae. ayam hutan merah betina memiliki ukuran yanglebih kecil dibandingkan ayam hutan merah jantan dengan panjang sekitar 46 cm. ayam hutan jantan mempunyai bulu bulu dileher, tengkuk dan mantel yang panjang meruncing berwarna kuning coklat keemasan serta kulit muka merah, iris coklat, bulu punggung hijau gelap dan sisi bawah tubuh berwarna hitam mengilap. Dikepalanya terdapat sebuah jengger bergerigi dan gelambir berwarna merah. Ekornya terdiri atas 14 hingga 16 bulu berwarna hitam hijau metalik, dengan bulu tengah ekor yang panjang dan melengkung ke bawah. Kaki berwarna kelabu dengan sebuah taji. ayam betina tidak mempunyai taji dikaki, bulu bulu yang pendek serta berwarna coklat tua kekuningan dengan garis garis dan bintik gelap.

Ayam hutan merah hidup dalam kelompok kecil, ayam jantan dengan beberapa ayam betina. Di pagi dan sore hari, ayam hutan merah keluar mencari makanan di atas permukaan tanah. Pakan ayam hutan Merah terdiri dari biji-bijian, pucuk rumput dan dedaunan, serangga serta berbagai jenis hewan kecil yang bisa mereka temui.

Ayam hutan merah betina biasanya bertelur antara lima hingga enam butir telur berwarna coklat muda pucat atau coklat kemerahan. Anak ayam hutan merah sudah bisa terbang sesudah berumur satu minggu. Sebagaimana ayam hutan lainnya, ayam hutan merah dapat terbang cukup baik.

Ayam hutan merah
diyakini sebagai leluhur dari jenis ayam peliharaan. Sejak kapan ayam hutan merah didomestikasi tidak begitu jelas, tapi ayam hutan merah sudah diternakkan sejak zaman peradaban Lembah Indus sekitar 5.000 tahun yang lalu. Kecantikan dan keindahan ayam hutan merah jantan membuatnya menjadi banyak incaran para pehobies ayam hias.

 


Silahkan di share atau like ke social media di bawah ini supaya lebih banyak lagi yang mendapat manfaat. Copy artikel harus memberikan live link ke sumber artikel
 
Joomla templates by a4joomla