Home Ayam Ayam hutan

Ayam hutan

User Rating: / 5
PoorBest 
Ayam hutan - 5.0 out of 5 based on 5 votes

Pastikan anda Like Hewan Kesayangan di Facebook untuk mendapat update cara merawat Hewan Kesayangan anda. Silahkan Login untuk merating artikel.

Ayam
Written by Pencinta Hewan   

Ayam hutan

Ayam hutan,Ayam hutan merah,Ayam hutan srilangka,ayam hutan hijau,Ayam hutan kelabu,ayam bekisar
Ayam hutan banyak di cari oleh para penyuka binatang, tampilannya yang indah dengan bulu warna warni membuatnya menjadi buruan para penghobies ayam hias. Ayam hutan merupakan nama umum yang merujuk pada jenis-jenis ayam liar yang hidup di hutan alami. Ayam hutan juga banyak dikenal di berbagai daerah dengan sebutan yang berbeda, dalam bahasa Jawa biasa disebut dengan nama ayam alas, dalam bahasa Madura disebut ajem alas, dan dalam bahasa Inggris disebut junglefowl.  Semua sebutan tersebut merujuk pada tempat hidupnya dan sifatnya yang liar.


Ayam hutan ini memiliki bentuk tubuh dan perilaku sangat sangat dengan ayam ayam peliharaan, sebab ayam hutan memang merupakan leluhur dari ayam peliharaan. Ayam hutan jantan dengan betina sangat berbeda baik itu dalam bentuk tubuh, warna dan ukurannya atau biasa dikenal dengan nama dimorfisme se-ksual, se-xual dimorphism. Ayam hutan jantan mempunyai bulu yang indah berwarna-warni, ini berbeda dengan ayam hutan betina yang cenderung berwarna monoton dan kusam.

 

Ragam jenis dan Penyebaran

Ayam hutan secara umum terbagi dalam empat spesies ayam hutan yang menyebar mulai dari India, Sri Lanka hingga ke Asia Tenggara termasuk Indonesia. Keempat spesies ayam hutan itu adalah:

  • Ayam hutan merah, Gallus gallus
  • Ayam hutan srilangka, Gallus lafayetii
  • Ayam hutan kelabu, Gallus sonneratii
  • Ayam hutan hijau, Gallus varius


Dua jenis dari ayam hutan ini terdapat di Indonesia, mereka menyebar secara alami terutama di bagian barat kepulauan. Kedua jenis ayam hutan ini adalah ayam hutan merah, yang menyukai bagian hutan yang relatif tertutup. Dan ayam hutan hijau, yang lebih menyukai hutan hutan terbuka dan wilayah yang berbukit bukit.

Ayam hutan merah merupakan nenek moyang dari ayam peliharaan, keturunan F1 dari persilangan antara ayam hutan merah dan ayam hutan hijau menghasilkan ayam bekisar yang terkenal dengan kokoknya yang merdu dan bulunya yang indah. Ayam hutan merupakan pemakan segala, walaupun memiliki kecenderungan sebagai pemakan biji-bijian. Tapi sebagaimana ayam pada umumnya, ayam hutan juga memakan pucuk pucuk rumput, serangga serta berbagai hewan kecil yang ditemuinya. berbeda dari ayam peliharaan dan ayam pada umumnya, ayam hutan pandai terbang tidak lama sesudah meninggalkan sarang tempatnya menetas.

Burung besar biasanya hidup berpasangan atau dalam kelompok kecil. Ayam hutan biasa tidur di atas ranting perdu dan semak, namun tidak terlalu jauh dari atas tanah. Pada musim kawin dan bertelur, ayam hutan betina membuat sarang sederhana di atas tanah dan mengerami telurnya sampai menetas. Anak anak ayam hutan diasuh oleh induk betinanya.

Ayam hutan adalah salah satu jenis unggas yang sudah mengalami didomestikasi oleh manusia sejak ribuan tahun yang lalu. Ayam hutan merah diketahui sebagai nenek moyang langsung dari berbagai jenis ayam peliharaan. Sedangkan persilangan antara ayam hutan hijau dengan ayam ayam hutan hijau menghasilkan ayam bekisar, yang sangat terkenal di Jawa Timur karena suara kokoknya yang merdu dan bulunya yang indah.


Silahkan di share atau like ke social media di bawah ini supaya lebih banyak lagi yang mendapat manfaat. Copy artikel harus memberikan live link ke sumber artikel
 
Joomla templates by a4joomla