Anjing Siberian Husky

anjing

User Rating: / 9
PoorBest 
Anjing Siberian Husky - 4.6 out of 5 based on 9 votes

Pastikan anda Like Hewan Kesayangan di Facebook untuk mendapat update cara merawat Hewan Kesayangan anda. Silahkan Login untuk merating artikel.

Anjing Siberian Husky

Anjing Siberian Husky

 

Jenis Anjing Siberian Husky

Banyak orang mengira Anjing Siberian Husky merupakan campuran anjing dengan serigala, sedikit banyak dapat dibenarkan karena memang menurut analisis DNA terakhir ini mendapati bahwa Siberian Husky merupakan salah satu ras anjing tertua di dunia. Dari kedekatan genetikanya dengan serigala dapat dilihat dari perawakannya yang memang menyerupai nenek moyang nya itu, tapi beberapa bentuk fisik dapat dijumpai ketika mereka disejajarkan secara bersama, terlihat bahwa nampak perbedaan diantara mereka. Selain itu kebiasaan Husky yang melolong dibandingkan menggonggong yang juga kebiasaan umum yang dijumpai pada serigala untuk memanggil kawanannya pada ketika berburu.

 

Anjing Siberian HuskyNama lain : Husky / Huskie, Chukcha / Chuksha.
Origin      : Timur-Laut Siberia
Warna    : Hitam-Putih, Abu-Putih, Merah Tembaga-Putih, dan Agouti (seperti merah tembaga, tergolong warna yang cukup langka yang didapati pada Jenis Siberian Husky)

 

 

Kata Siberian Husky sendiri merujuk kepada istilah dari mana anjing jenis tersebut berasal, yakni Siberia. Sementara istilah Husky berasal dari kata “Eski” yang merunut kepada istilah “Eskimo”, yaitu anjing yang sering digunakan oleh Orang orang Eskimo.

Anjing Chukchi (cikal bakal Siberian Hushky) pertama kali diimport ke Alaska pada tahun 1908. Awalnya mereka diistilahkan masyarakat lokal dengan Siberian Rat (Tikus Siberia) sebab proporsi tubuh mereka yang cenderung lebih kecil dibanding anjing anjing lokal lainnya. Tapi dengan stamina dan tenaga berlari yang luar biasa anjing ini lantas menjadi favorit bagi para pengguna anjing.

Walaupun mempunyai tampang yang “serius” dengan aksentuasi wajah dan pandangan mata tajam, sebetulnya Siberian Husky adalah anjing yang tergolong ramah bagi manusia dan hewan lain. Manurut sejarawan dan para naturalis hal tersebut disebabkan karena semenjak jenis ini terpisah dari nenek moyangnya secara habitat, mereka hidup bersama dengan Suku Chukchi (suku asli daerah tersebut) dan dijadikan sebagai anjing pekerja (Working Dog) dan anjing sahabat (Companion Dog) hingga dari tahun ke tahun tingkat keagresifannya jauh berkurang. Oleh suku tersebut anjing Siberian Husky diberikan tugas sebagai penarik kereta salju (Sled) dengan membawa beberapa muatan sampai sangat berat melewati daerah bersalju yang keras dan sulit dilewati. Dengan keberadaan anjing ini, memudahkan masyarakat Suku Chukchi kala itu untuk berniaga dan bermigrasi ke tempat tempat yang sangat jauh dari komunitas asli mereka.

 

Siberian Husky Sled Dog

Anjing Siberian Husky Sled Dog

Ketahanan dan kekuatan yang ditunjukkan oleh Siberian Husky guna menarik kereta salju memberikan mereka julukan sebagai juaranya Anjing Penarik Kereta Salju (Sled Dog) dan sampai kini kebanyakan dari perlombaan Siberian Husky Sled Dog masih tetap menggunakan Husky sebagai penarik sled yang utama selain jenis lainnya seperti Alaskan Malamute, Anjing Greenland dan Samoyed.

Kereta salju biasanya ditarik oleh 6, 12 sampai 22 ekor anjing yang ditempatkan secara berpasang pasangan sesuai dengan peran dan keseimbangan dan ketahanan fisik mereka. Jenis anjing yang digunakan dapat menggunakan 1 (satu) jenis trah maupun campuran.

  • 1 pasang terdepan sebagai Dogs Leader, pemimpin kawanan anjing.
  • 1 pasang di belakangnya sebagai Swing Dog, bertugas menjaga irama lari anjing-anjing yang berada di belakangnya.
  • 3 pasang sebagai Team Dog, sebagai pemberi tenaga dalam berlari.
  • 1 pasang sebagai Wheel Dog, sebagai penyetir dan penarik beban terberat ketika melewati daerah yang sulit, umumnya digunakan jenis Alaskan Malamute atau Anjing Greenland karena mempunyai daya tarik yang lebih kuat.

 

Siberian Husky Sled Dog juga sering diistilahkan dengan Mush / Mushing. Para pengendara sled menggunakan “Mush!” atau “Hike!” untuk memerintahkan anjing anjingnya berlari. Perlombaan yang seringkali dilangsungkan setiap tahunnya adalah American Dog Derby, Iditarod Trail Sled Dog Race dan juga Yukon Quest. Perlombaan ini memakan beberapa etape yang kesemuanya berjarak 100 hingga 1.000 mil jauhnya. Ketahanan stamina dan kekuatan dari Siberian Husky membuatnya sanggup berlari bersama dari 25 mil hingga 100 mil per hari.

Gunnar Kaasen dan Balto

Siberian Husky sebagai anjing penarik sled sudah membuktikan kehormatannya dalam peristiwa yang dikenal dengan Great Race of Mercy pada tahun 1925. Yaitu peristiwa dimana 20 orang Musher (pengendara sled) dan sekitar 150 anjing berlomba dari Kota Nenana ke Kota Nome yang berjarak 600 mil (sekitar 1.085km) jauhnya membawa serum bagi masyarakat Kota Nome yang sedang terjangkiti diphteria. Pada tanggal 3 February 1925, Gunnar Kaasen tiba pertama kali di Nome dengan serum tersebut. Kawanan anjing anjingnya dipimpin oleh anjing yang bernama Balto.

Guna mengenang peristiwa tersebut lalu diadakan perlombaan tahunan Iditarod Trail Sled Dog dengan jalur perlombaan yang sama dengan jalur Great Race of Mercy. Disamping itu guna mengenang para anjing Siberian Husky yang sudah berjasa, dibuatlah patung perunggu Anjing Balto di Central Park kota New York, sedangkan Balto sendiri meninggal pada tahun 1933, diawetkan dan diletakkan di Cleveland Museum of Natural History. Anjing bernama Balto ini pun pernah diadaptasikan ke dalam trilogi film animasi berjudul Balto, Balto II (Wolf Quest), dan Balto III (Wings of Change)

Patung Balto di Central Park, New York

Patung Balto di Central Park, New York

Jenis Anjing Siberian Husky diakui di Amerika sebagai anjing ras pertama kalinya merupakan pada tahun 1930 oleh American Kennel Club, 1939 diakui oleh Canada dan semenjak itu menyebar ke seluruh penjuru dunia. Hingga ketika ini jenis Siberian Husky yang ada merupakan hasil dari kennel milik Leonhard Seppala, yaitu seorang pembalap sled legendaris yang pertama kali membiakkan dan mengkonsentrasikan dengan sungguh-sungguh anjing ini sebagai penarik kereta salju. Peran Siberian Husky lainnya merupakan mengantarkan Admiral Richard E. Byrd ke Kutub Selatan dan melintasi lebih dari 16.000 mil garis pantai pada tahun 1928-1930.

 

Penampilan Anjing Siberian Husky

Perawakan fisik sekilas mirip dengan kerabatnya yaitu Alaskan Malamute dan Anjing Greenland dengan bulu lurus tebal, moncong panjang, telinga yang berdiri tegak dan aksentuasi bulu berwarna putih yang menyerupai bentuk trisula. Perbedaannya merupakan bentuk tubuh Siberian Husky yang cenderung lebih kecil yakni 20 hingga 27 kg tapi tetap terlihat kompak dan seimbang.

Warna bulu biasanya hitam-putih, Abu-Putih, Merah Tembaga-Putih, dan Agouti (seperti merah tembaga, tergolong warna yang cukup langka yang didapati pada Jenis Siberian Husky). Tidak sedikit di pasaran pecinta anjing jenis ini warna cukup menentukan tinggi rendahnya harga anjing ini.

Siberian Husky mempunyai warna mata yang unik, yakni berwarna biru-es, biru gelap, amber (kuning tembaga kecoklatan), dan coklat. Banyak dijumpai kasus dimana sepasang mata yang dipunyai mempunyai warna yang saling berbeda, misalnya biru dan coklat, hal ini di namakan dengan complete heterochromia, pada kasus lainnya terdapat juga kasus dimana setiap bola mata mempunyai warna lebih dari satu seperti separuh biru separuh coklat yang disebut dengan partial heterochromia.

Bulu yang dipunyai oleh Siberian Husky cenderung lebih tebal dibandingkan dengan anjing jenis lainnya. Sebab tinggal di daerah kutub bulu bulunya dapat menjaga kehangatan anjing ini sampai suhu udara -50 hingga -60 derajad celcius. Bulu anjing ini dapat beradaptasi dengan lingkungan tempat dan musim ia tinggal, pada musim panas bulu-bulunya akan mengalami kerontokan sama halnya jika ia tinggal di daerah non-kutub, kerapatan bulu-bulunya akan berbeda dengan kawanannya yang tinggal di daerah dingin.

Bentuk ekor Siberian Husky yang baik menurut AKC (American Kennel Club) adalah dipenuhi dengan bulu lebat dan tidak terlalu melingkar ke atas sampai menyentuh tubuh anjing. Ekor yang baik cenderung mengarah ke bawah ketika anjing tenang, dan mengangkat ke atas (sekitar 45 derajad kemiringan) ketika anjing berlari.

Anjing Siberian Husky Sable

Anjing Siberian Husky Sable

 

Perilaku Siberian Husky :

Siberian Husky cukup pintar, menurut buku The Intelegence of Dogs karya Stanley Coren, anjing ini masuk kedalam peringkat 45 bersama dengan jenis anjing Bichon Frise dan English Toy Spaniel. Anjing ini tergolong mudah dilatih, Siberian Husky mudah sekali akrab dengan manusia, sebab itu kurang cocok jika dijadikan sebagai anjing penjaga atau anjing kepolisian, namun di sisi lain sesuai dengan sejarahnya anjing ini gemar sekali berlari. Siberian Husky akan senang sekali ketika tali tuntun sudah diikatkan di lehernya yang menandakan ketikanya ia akan berjalan jalan dan berlari. Aktifitas berlari dan menarik beban yang cukup untuk pelatihan Husky dapat berguna untuk menjaga kualitas ras ini dan juga menjaga fisik dan stamina agar pikiran dan mentalnya dapat terus aktif bekerja dan terasah.

Siberian Husky juga tergolong anjing yang mudah sekali bosan, ia akan menjadi anjing yang lebih baik jika ditangani oleh pemilik yang aktif dan kreatif menyediakan waktu untuk bermain bersama mereka. Hasilnya adalah dapat menjadikan mereka seekor companion dog yang diinginkan oleh setiap pemilik anjing.

 

Kesehatan Siberian Husky :

Fisik Siberian Husky dalam merespon keadaan lingkungannya tergolong cukup kuat, penting sekali untuk menjaga keadaan suhu anjing ini dengan sering menyisirnya untuk merontokkan bulu-bulu yang sudah mati terlebih mereka yang hidup di daerah tropis. Hal lainnya yang perlu diperhatikan adalah kesehatan mata, karena isyu kesehatan jenis ini adalah penyakit mata yang menurun melalui gen DNA, seperti juvenile cataract, corneal dystrophy, canine glaucoma dan progressive retinal atrophy.

 

 

 

Bahan Bacaan :

Silahkan di share atau like ke social media di bawah ini supaya lebih banyak lagi yang mendapat manfaat. Copy artikel harus memberikan live link ke sumber artikel